Selasa, 22 April 2008

Osteoarthritis

Diantara sekian banyak penyakit sendi, ada yang harus diwaspadai salah satunya yaitu osteoarthritis, karena penyakit ini bersifat menahun dan hampir tanpa gejala serta belum diketahui penyebabnya secara pasti. Akibat yang ditimbulkannya adalah kerusakan pada tulang rawan sendi. Penyakit ini tidak hanya diderita para manula bahkan yang masih mudapun bisa saja terkena osteoarthritis.

Osteoarthritis dikenal sebagai penyakit sendi degeneratif, penyakit ini umumnya dialami golongan usia 60 tahun keatas sebagai bagian dari proses penuaan dan menyerang wanita lebih banyak dibanding pria. Pada osteoarthritis tulang rawan sendi (kartilago) mengalami kerusakan atau penipisan sehingga menyebabkan tulang saling bergesekan, sehingga menimbulkan rasa sakit.

Penyakit ini hampir tanpa gejala, dampak yang dialami berupa rasa sakit, lemah otot, nyeri, linu, bengkak, kaku serta kram pada bagian yang bermasalah. Osteoarthritis dapat terjadi pada bagian sendi manapun juga tetapi umumnya terjadi pada bagian persendian tangan, kaki, lutut, tulang belakang dan persendian penyangga berat seperti pinggul serta lutut.

Walaupun penyebab osteoarthritis biasanya dikaitkan dengan proses penuaan namun dapat juga disebabkan faktor lainnya, misalkan: faktor genetik, obesitas (kegemukan), diabetes mellitus, asam urat, cedera atau tekanan berulang pada sendi karena aktifitas olahraga dan kerja berlebih.

Penyakit Osteoarthritis terdiri dari dua macam :

Osteoarthitis Primer, terjadi pada golongan usia lanjut sebagai bagian dari proses penuaan, biasanya muncul diatas usia 50 tahun, dan akan semakin parah pada usia 60 tahun keatas. Kerusakan atau penipisan sendi tersebut diakibatkan terjadi penurunan kadar glukosamin dan kondroitin pada bagian tulang rawan, sehingga tulang rawan sendi yang semula kenyal/elastis menjadi kaku dan keras.

Osteoarthritis Sekunder, terjadi pada golongan usia muda disebabkan :
  • Cedera, kerusakan diakibatkan pembebanan yang berat pada bagian persendian, biasanya disebabkan olahraga atau kerja berlebih.
  • Faktor genetik, terdapat kelainan pada persendian bawaan sejak lahir.
  • Obesitas (kegemukan)
  • Asam urat, penyakit ini akan memicu terjadinya osteoarthritis bila tidak disembuhkan sampai tuntas atau tidak mendapatkan therapy dengan benar. 
Tips, untuk mengurangi rasa nyeri, menjaga mobilitas dan meminimalkan ketidak mampuan bergerak, penderita osteoarthritis dianjurkan untuk :
  1. Mengurangi kerja berlebihan
  2. Melakukan Aerobik
  3. Mandi dengan air hangat
  4. Fisiotherapy dan latihan untuk mengurangi kekakuan sendi